Rabu, 21 Maret 2012

Bergaya Ala Photographer

Assalammualaikum

Hari minggu kemarin aku dapet tugas jadi tukang jepret dadakan sama si bos. Dengan ilmu jepret yang nol besar itu aku langsung disuruh megang kamera yang segede gaban itu, plus nggak ngerti makenya juga tentunya. Untung eventnya seminar, jadi yang perlu didokumentasikan nggak terlalu ribet.  Mulai deh, jepret sana.... jepret sini... gayanya bu... sok pro gitu... *tepuk jidat

Jangan ditiru gaya motret kayak begini
kalo nggak mau hidung kalian
lama kelamaan jadi pesek 

Dengan kursus kilat selama sehari, jadilah di hari minggu yang cerah itu aku sah jadi tukang jepret dadakan, hihi... Lihat aja gaya jepretku di bawah ini, udah kayak jago aja, hahaha... Padahal kebesaran gaya doank :p


Ini dia nih, si Nanda yang berhasil mengabadikan gaya-gaya sok jagoku di atas. Tapi untung ada si Nanda juga sih, kalo nggak mukaku juga nggak bakal ada di album dokumentasi, hihihi...
Biasanya aku yang suka ngambil
candid, sekarang giliran
aku yang diusilin nih anak satu

*teman-teman mohon doanya moga-moga suatu saat nanti punya kamera canggih ya, biar nggak jago bergaya aja, tapi jago jepret juga... (J>o<)J

Jumat, 16 Maret 2012

Ceritaku Bersama Semangkuk Sotoji

Assalammualaikum
Tanggal 5 kemarin, di pagi hari yang cerah tiba-tiba ada cowok ganteng ngetok pintu kontrakan. Bertanya-tanya juga awalnya "Nih cowok nyari siapa ya?". Eh nggak taunya nyari aku... Huuuaaaaa kaget donk. Pagi-pagi udah disamperin cowok ganteng, siapa yang nggak seneng coba. Eits... tapi tunggu dulu, kalian jangan berpikir yang bukan-bukan dulu. Sebenarnya tuh cowok ganteng bukan nyari aku karena mau nyatakan cinta *ngarep, tapi dia itu sebenarnya petugas pengiriman barang. Sebenarnya yang lebih aku tunggu-tunggu ya memang paket yang satu ini nih, si cowok ganteng itu itung bonusnya aja lah... Apa sih itu? Ini dia paketnya...


Ini diaaaa... 'Sotoji'........



Udah pada tau belum ini apa, yang jelas sih makanan euy... :9
'Sotoji' ini adalah Soto Jamur Instan. Berbeda sama mie instan lainnya, 'Sotoji' ini berisi bihun dan jamur instan. 


Apaaaa? 
Jamuuuur?
Iya, jamur. Pasti yang pada suka jamur pada ngiler kan? Hayoooo.... Kapan lagi coba bisa nikmatin jamur tiram dalam makanan siap saji selain ngerasain 'Sotoji'


Untuk cara pembuatannya juga gampang kok, bisa langsung santap dalam waktu 2 menit. Udah gitu kemasannya juga kuat banget, jadi jangan khawatir ntar isinya udah masuk angin duluan. Untuk bumbu, bubuk cabe dan minyak sotonya kalian harus pada sedia gunting atau pisau tuh. Abisnya susah bukanya, nggak mudah disobek gitu aja. Terus nih bubuk cabenya beda loh sama bubuk cabe mie instan kebanyakan, Saking halusnya jadi larut di kuahnya dan nggak kelihatan serbuknya lagi yang tersisa waktu selesai nyantap 'Sotoji'nya.  Kebetulan aku akhir-akhir ini sering buat bihun goreng tuh buat sarapan, lah kalo lagi kepepet atau nggak punya waktu lama untuk nyiapin sarapan, 'Sotoji' ini bisa jadi salah satu alternatifnya nih, hihi...


Inovasi makanan instan baru ini ternyata diawali dari usaha rumah tangga loh, nggak nyangka juga awalnya. Untuk sementara ini 'Sotoji' juga belum bisa kita dapetin di pasaran, jadi kalo pada pengen nyobain pesan aja ke website resminya disini. Karena 'Sotoji' ini benar-benar beda lah sama makanan siap saji lainnya. Rasa sotonya itu nggak terasa sekuat rasa soto instan kebanyakan. Nggak nyengat gitu lah di lidah, biasa kan kalo makan makanan instan yang rasa soto tuh agak-agak ninggalin rasa soto yang berlebihan tuh di lidah. Nah kalo 'Sotoji' nih beda, rasanya nggak sekuat itu. Jadi ringan lah di lidah. Bubuk cabenya juga nggak terlalu pedas, jadi cocok buat yang perutnya rada-rada sensitif *kayak aku ini, dan bahan bihunnya kan juga lebih ramah di perut nggak kayak mie instan kebanyakan. Jadi buat kamu yang doyan pedas jangan lupa nyiapin sambel tambahan, hehe... So... Pada penasaran kan pengen nyobain? Makanya buruan beli.... Soalnya punyaku juga udah abis nih, kemarin itu langsung disantap rame-rame sekontrakan... :9 *indahnya kebersamaan... 





Kamis, 08 Maret 2012

Man with Blue Shirt

Siang meredup. Tetapi jalanan masih dipadati kendaraan-kendaraan yang seperti tidak pernah bosan memuntahkan asap yang menyesakkan pernapasan orang-orang di sekitarnya itu. Aku juga berada di salah satu kendaraan-kendaraan itu, berdesakan dengan penumpang angkot lainnya yang saling berebut oksigen. Udara pengap mulai terasa, ini menandakan hujan sebentar lagi akan turun.

Suara seorang ibu yang meminta supir angkot untuk meminggirkan angkotnya membuyarkan lamunanku, karena seketika terdengar klakson panjang dari arah belakang angkot. Memang bagi pengendara kendaraan pribadi di kota Medan ini, sering dibuat kesal dengan para supir angkot yang seenak hatinya tiba-tiba berhenti untuk menurunkan atau menjemput penumpangnya. Minimnya halte juga menjadi kurang terbiasanya orang menghentikan angkot pada tempatnya. Tapi buat kami pelanggan angkot, itu tidak menjadi masalah. Karena kami sama terburu-burunya dengan para pengemudi kendaraan-kendaraan pribadi itu.

Saat ibu yang mengenakan kaca mata itu turun, naiklah seorang lelaki yang mengenakan kemeja biru berwarna biru dan menyadang sebuah ransel berwarna hitam. Ada sebuah smart phone di tangan kirinya dan terutama sekali belum ada benda melingkar di jari manis tangan kanannya. Entah mengapa jari manisnyalah yang menjadi pusat perhatianku. Apakah sebegitu depresinyakah aku karena belum memiliki pacar di usia yang sudah pantas menikah ini? Tidak, bukan karena itu. Lelaki ini berbeda. Ini adalah kali keberapa kami seangkot seperti hari ini. Pemuda yang selalu mengenakan kemeja biru itu sering menyunggingkan semyum pada smart phonenya, ya bukan padaku. Setiap bertemu dia selalu terlihat sibuk dengan smart phonenya itu. Hari ini dia memang terlihat sedang memegang smart phonenya. Tetapi dia tidak terlihat sibuk seperti biasanya, ditambah lagi wajahnya yang terlihat kusut. Tidak ada senyum disana, walaupun senyuman tipis. Dan entah kenapa aku merasa kehilangan senyuman itu.

Tak lama warung bercat biru itu terlihat dan itu berarti sudah saatnya aku turun. Ya, di samping warung itu terdapat gang kecil yang menuju kontrakanku. Dengan segera aku meminta supir angkot untuk meminggirkan angkot yang aku tumpangi itu. Saat menuju pintu keluar, aku masih sempat melirik si lelaki berkemeja biru itu. Ia masih memasang tampang kusut itu, masih tak ada senyum disana. Aku masih bertanya-tanya, mengapa  senyum itu hilang? Tapi dengan cepat aku tepis pikiran itu sambil berlalu di depannya. Dan bersamaan aku melangkahkan kaki keluar angkot, gerimis pun mulai turun. Langit sepertinya kompak dengan lelaki itu. Tidak tersenum sore ini.

Aku tidak tahu ternyata itu adalah kali terakhir aku dapat melihat wajah lelaki berkemeja biru itu. Di hari, bulan dan tahun berikutnya, wajahnya tak pernah lagi dapat dijangkau oleh pandanganku. Dia ikut menghilang bersama senyumannya itu.



Pict from here 


*terinspirasi dari abang-abang berkemeja biru yang pernah seangkot dengan aku
  udah jarang ketemu cowok kece di angkot :p



Sabtu, 03 Maret 2012

Surprise Cake and Photo in My Born Day

Assalammualaikum

Dapet kejutan lagi dari dua orang sahabat kami nih di born day aku ama Mimi di tanggal 1 Maret kemarin. Yang satu dari Pili sahabat kental Mimi semasa kuliah dan Alan sahabat dari seberang pulau sana. Makasih ya dua sahabatku yang cute *kecup
So check this out:



Give from Alan
Dia ini adalah pecinta Photography dan jalan-jalan
Kalian bisa mampir ngelihat hasil jepretan dia juga di 
Blogspot  Tumblr dan Deviantart nya dia



Surprise cake dari @piliQuw
(ki-ka: Mimi, Pili, aku)


Jujur udah beberapa tahun ini kami berdua tuh jarang banget ngerayain ulang tahun. Ya nggak tau kenapa, kayaknya udah nggak masanya aja gitu ngerayain ulang tahun yang begimana gitu. Intinya kan sebenarnya malah harus bersyukur kan karena masih diberi kesempatan sama Allah SWT untuk menikmati dunia yang fana ini. Jadinya masih bisa berusaha mencapai dan menuhin hal-hal yang belum tercapai dan terpenuhi. Over all aku bersyukur banget sama apa yang udah aku dapat dan capai ampe sekarang ini. Dan bersyukur dikelilingi sama orang-orang yang aku sayangi dan menyayangiku. Ya Allah nggak berasa udah seperempat abad nginjakin kaki di duniaaaa.... OMG tuaaaa bo'...

Makasih ya buat teman-teman yang udah ngucapin di sms dan Wall Facebook... I Love You All...... Muaaach :)




Rabu, 29 Februari 2012

Gegayaan ala Cosplay

Assalammualaikum

Masih berlanjut nih dengan postingan sebelumnya. Sebelumnya kan aku cerita tentang eventnya ya, nah sekarang aku pengen cerita tentang saalah satu karakter dari peserta cosplaynya nih yang dari awal udah menarik perhatian aku, Mimi dan Ilay. Sebenarnya sih nggak begitu istimewa juga sih tentang nih karakter. Terus kami juga nggak tau ini nama karakternya apa, hehehe...


Ini dia lelaki berambut biru

Yang jadi perhatian kami sebenarnya sih gaya tangannya itu yang megang tas mungil yang setia ditenteng kemana-mana sama dia. So terinspirasilah kami serumah untuk ngikuti gayanya *tanpa tas mungil pastinya...
Check this out....

Aku dan Ilay



Ilay, Mimi, Farida dan Annisa



Mimi dan Ilay

So teman-teman ada yang tau nggak ini karakter apa sebenarnya?




Senin, 27 Februari 2012

Sok Eksis di Social Media dan Creativity Festival 2012 di Santika Hotel Medan

Assalammualaikum

Seminggu kemarin anak-anak social media community se-Medan berkesempatan mampang di acara Mega Bazaar Computer 2012 di Medan. Acara ini diadain pada tanggal 22-26 Februari 2012 kemarin. Pertama dapet infonya sih dari si Helda dan Dinneno (teman-teman Blogger Sumut). Acara ini selain ngadain bazaar computer, juga ngadain acara Social Media and Creativity Festival 2012, jadi banyak banget komunitas yang hadir disana selama seminggu kemarin. Selain itu disediain booth tersendiri buat komunitas-komunitas itu yang dipakai bergantian oleh mereka. 



Acaranya  over all seru sih aku bilang, selain ada perkenalan dari masing-masing komunias, juga banyak perlombaan gitu. Kayak lomba gitar, J-Style, Cosplay, fotografi dan masih banyak lagi.


Kopdar lagi sama @dinneno



Penampilan Sendang Mulut
(komunitas Beat Box di Medan)


Aku sama Mimi kembaranku cuma di hari pertama, keempat dan terakhir aja datengnya *segitu kok cuma ya? hihihi... Rangkaian acaranya banyak banget. Oia komunitas-komunitas yang turut serta antara lain ada Blogger Sumut 1, RPM (Kaskus) 2, Backpacker Medan 3, MUGI (Microsoft User Group of Indonesia) 4, Big Reads Medan 5, Komunitas Gamers 6, Gendang Mulut (beat box community) 7, Android Medan 8, Hijabers Medan 9, Mata Kamera (Komunitas Fotografi) 10, Medan Berkebun, dan NBC Medan (Nulis Buku Community). Tapi sayang pas acara gathering yang diadain malam minggunya nggak semua perwakilan komunitas bisa dateng :(


Gathering all social media community
(berurutan dari 1-10)
Oia yang nyempil di ujung itu 
artis twitternya Medan tuh
(mbak berbaju merah)



Sempat mampangin Tree Ji lagi check sound minggu pagi
Aslinya kok pada unyu gitu ya mereka, di TV kan biasa aja nampaknya



Para peserta J-Style dan Cosplay



Salah satu contoh komunitas yang hadir



Gemes sama gadis cilik itu, 
selama acara cosplay berlangsung dianya joged-joged terus :)
Yang pake cosplay juga lucu, 
gaya andalannya adalah "acungin jempol"
oia dia salah satu pemenangnya juga loh
tapi aku lupa kategorinya apa




Ini dia blogger pendatang baru
yang gila foto sama para cosplayers
Yang bikin penasaran adalah cowok bertopi itu
Kenapa harus nutup muka coba?
Apa dia belum siap jadi artis sehari ya? Hihihi

Wah acaranya seruuuu pokoknya, walau nggak ngikutin semua eventnya nggak nyesel juga. Moga tahun depan kalo ada acara ini lagi bisa ikutan lagi (>o<)/




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...