Senin, 08 Februari 2016

Bus Trans Mebidang, Salah Satu Pilihan Angkutan Umum di Medan

Assalammu'alaikum wr wb

Semenjak tinggal di Diski, saya harus menyambung angkot sekali untuk menuju pusat kota. Bulan lalu saya baru tahu ternyata ada salah satu pilihan angkutan umum menuju Medan dari Binjai, yaitu Bus Trans Mebidang. Padahal setiap naik angkot saya sering berpapasan dengan bus biru ini.

Beberapa minggu yang lalu, karena penasaran saya memutuskan untuk mencobanya.

Trans Mebidang
Tiket Bus Trans Mebidang


Saya naik dari kampung lalang dan ternyata semua bangkunya penuh, jadilah berdiri cantik sampai ada yang turun. Tujuan saya adalah Pajak Sentral (Pusat Pasar), yang kebetulan adalah tempat pemberhentian terakhir bus ini. Penumpang dikenai ongkos Rp 6.000 jauh dekat. Jadi kabarnya bus ini laris bagi penduduk Binjai sebagai alternatif pengganti kereta api jika mereka kehabisan tiket.

Nah karena pulangnya saya nggak punya rencana untuk mampir kemana-mana, jadinya saya memilih bus ini lagi untuk kembali ke Diski. Dan pemirsa ternyata busnya ngetem lumayan lama juga di sana. Tapi nggak papa juga sih, soalnya saya jadi bebas foto-foto dulu, hehehe...

Bagian depan


Medan
Bagian Belakang


Bilang saja norak, hahaha...

Medan
Trans Mebidang Jurusan Lubuk Pakam


Nah karena rutenya melewati Jalan Pandu yang di hari kerja itu terkenal dengan macetnya, jadilah kaminya juga terjebak macet.

Kalau menurut saya naik Bus Trans Mebidang ini untuk yang tujuannya agak jauh ya menang di ongkos dan adem ya karena full AC.

Nah yang nggak enaknya adalah kalau diburu waktu kurang efektif kayaknya. Dari sentral menuju Diski saya membutuhkan 2 jam lebih perjalanan, belum lagi jika tidak kebagian bangku, harus rela kaki pegel berdiri selama itu.


Tapi saya nggak jera kok naik bus ini. Kalian juga wajib coba nih teman-teman.



Jumat, 29 Januari 2016

Made by Chicioo Februari Giveaway ♥





Bulan ini Made by Chicioo ngadain
giveaway lagi teman-teman.
Ikutan yuk via Instagram kamu.


Ikuti Rulesnya yuk:
1. Regram fotonya @madebychicioo
2. Gunakan #madebychicioogiveaway .
3. Tag 3 temanmu di foto yang kamu
regram.
4. Indonesian only
5. Berlangsung sampai tanggal 14 
Februari 2016
6. Pemilihan pemenang diundi secara random ya.


Good luck ya teman-teman ♥







Selasa, 19 Januari 2016

Secangkir Kopi dan Kenangan Tentangmu





Udara malam ini terasa lebih dingin dari malam-malam sebelumnya. Aku merapatkan jaketku sambil menyeruput secangkir kopi hitam ditambah gula jawa. Aku bukan pecandu kopi sebenarnya, tetapi udara seperti ini mengundangku untuk menikmati secangkir kopi sekedar untuk menghangatkan badan.

Sebenarnya menyeruput kopi bukan ide yang bagus juga bagiku. Karena kopi selalu menyeret kenanganku akan kamu, tuan yang selalu beraroma kopi.

Hingga pada titik akhirnya aku dan kamu tidak pernah berhasil menjadi kita. Sahabat, ya itulah zona aman yang kita pilih, padahal dari awal kita sama-sama saling mengagumi dengan diam-diam.

Aku yang takut ketika kita lebih dari sekedar sahabat akan merubah semua yang kita rasa dan akan kikuk pada akhirnya.

Kamu yang takut pada jarak yang juga akan merubah rasa kita.

Dan pada akhirnya kita tetap menjadi aku dan kamu yang katanya adalah sahabat yang nyataya suatu saat juga akan menjadi kikuk.

Tidak, aku tidak menyesal mengenal kamu. Dari kamu aku belajar untuk menghargai sebuah nyawa. Dari kamu aku belajar untuk semakin merasa hidup dengan berbagi. Dari kamu aku belajar untuk selalu sederhana. Terima kasih untuk itu semua. Terima kasih sudah membuatku untuk berkali-kali jatuh hati pada jiwa besarmu.

Tidak terasa cangkirku hanya meninggalkan ampas kopi saja. Ah entah mengapa setiap meminum kopi tidak mempengaruhi rasa kantukku.

Kurapatkan kembali jaketku sambil ke dapur untuk meletakkan cangkirku di sana. "Sudah saatnya tidur dan cukup untuk me-recall semua kenangan tentangmu" benakku.



Minggu, 17 Januari 2016

Kamu Dapat Apa?

Assalammu'alaikum wr wb

Minggu lalu, 10 Januari 2016 adalah jadwal Receh Kahuripan SIGIers Medan. Tapi kami juga sepakat untuk mengadakan tukeran kado.



Tukeran kado ini memang biasa diadain di tiap awal tahun. Karena saya belum setahun bergabung dengan SIGI Medan, jadi ini adalah kali pertama saya ikut kegiatan ini. Seperti biasa titik kumpul kami di Lapangan Merdeka Medan.

Jadi syaratnya adalah kadonya harus senilai Rp 10.000 atau di bawah Rp 10.000 dan harus dibungkus dengan kalender tahun sebelumnya.

Kali ini tidak terlalu banyak yang hadir karena banyak yang berhalangan hadir, hanya 13 orang saja. Setelah itu kadonya dinomori dan kami mengundinya dengan mencabut nomornya secara random.



Dan saya pun mendapat notes bergambar Doraemon dan Nobita beserta sebuah pulpen. Teman-teman yang lain ada yang mendapat kotak bekal, pencil case, gantungan kunci, sabun mandi, dan sebagainya.



Mudah-mudahan tahun depan bisa ikutan lagi.

Salam SIGI Ceria ♥♥♥

Minggu, 10 Januari 2016

Perihal Angkot

Assalammu'alaikum wr wb

Dulunya saya mengira angkot Rahayu yang menuju daerah Padang Bulan itu adalah angkot yang paling ugal-agalan se Medan. Tetapi sejak pindah ke Diski ternyata angkot jurusan Diski dan Binjai itu nggak kalah ugal-ugalannya dengan Rahayu. Jadi buat saya yang suka bermasalah dengan keseimbangan duduk saat di angkot ini jadi masalah pastinya. Harus pegangan sepanjang jalan soalnya, hiks...

Tetapi suasananya jelas berbeda. Tinggal bukan di daerah pusat kota tentunya jenis orang yang kita jumpai tentu saja berbeda. Sekarang tidak jarang saya saling bertegur sapa atau saling berbalas senyum dengan orang lain. Memang kebanyakan dengan ibu-ibu. Tetapi ini menjadi pengalaman baru dan terkadang sering mendapat cerita baru juga.

Dari cerita tentang suasana pasar dari seorang ibu yang memang penjual pakaian di pasar (atau lebih sering sering disebut 'pajak' kalau di Medan) hingga saya yang dikira masih anak SMA oleh seorang ibu juga.

Setidaknya ini jadi semacam pengingat untuk saya pribadi agar lebih komunikatif lagi dengan orang lain. Karena jujur saja saya bukan tipe orang yang ramah, cenderung cuek dan punya masalah dengan berkomunikasi dengan orang lain, apalagi orang yang baru saya kenal, hehehe...

Jadi nanti kalau ketemu saya di angkot jangan lupa ditegur yaaaa...
#eeh...



Jumat, 01 Januari 2016

Di Penghujung Malam Hari Pertama

Di penghujung malam.
Hari pertama.
Terdengar suara tangisan anak
kecil di luar rumah.
Pulang terlalu larut
dan tak dibukakan pintu
oleh ibunya.

Di penghujung malam.
Hari pertama.
Ditemani suara sisa-sisa
keriuhan penyambutan
hari pertama ini.
Berisik?
Iya
Tapi ya itulah tradisi
kebarat-baratan
yang seakan wajar bagi
tradisi ketimuran.


Di penghujung malam.
Hari Pertama.
Mendapat kabar
aku dinobatkan menjadi
pemeran utama.

Di penghujung malam.
Hari pertama.
Semoga hari-hari selanjutnya
skenarionya baik-baik
saja.



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...