Sabtu, 13 Desember 2014

Marugame Udon & Tempura Medan

Assalammu'alaikum wr wb

Asyiiiik....... udah weekend aja ya guys (/ ^o^)/

Buat kalian yang hobinya berburu makanan untuk mengisi weekend cerianya, di Medan ada Restoran Jepang baru nih. Namanya Marugame Udon & Tempura.

Marugame Udon & Tempura merupakan cabang dari Marugame Seimen yang berpusat di Kobe, Jepang. Di Medan sendiri adalah outlet mereka yang ke 13 di Indonesia. Sedangkan di di dunia sendiri mereka sudah memiliki 812 outlet yg tersebar  di Jepang sendiri dan beberapa negara seperti Korea, Taiwan, China dan Australia.

Tempatnya nyaman loh, mau intip-intip nggak?


Tuh asyik kan tempatnya, konsepnya Jepang bingiiit. Simple and cozy :)

Di Medan sendiri Marugame & Tempura baru buka di tanggal 9 Desember 2014 yang lalu. Kebetulan lewat Bang Aswi, mereka mengundang beberapa blogger di Medan untuk mengikuti acara Pre-Openingnya sehari sebelumnya.

Pagi itu saya janji sebelumnya dengan Kak Windi di pintu masuk Sun Plaza untuk bersama-sama menuju  ke lantai LG. Yups, Marugame Udon & Tempura terletak di lantai LG Sun Plaza ( di samping Es Teler 77). Sesampainya di sana kami langsung registrasi. Di meja registrasi kami bertemu dengan kak Molly dan Diah, sesama Blogger Medan juga. Saatnya memilih tempat duduk yang nyaman...


(Ki-ka: Kak Molly, saya, Diah,
Kak Windi dan Wina)

Acara dimulai sekitar jam 11. Diawali dengan sapaan MC tentunya dan dilanjutkan dengan pengenalan Marugame Udon & Tempura oleh General Manager PT. Sriboga Marugame Indonesia, Bapak Hajime Kondoh dan dilanjutkan oleh Bapak Iwan Liyono selaku Operational Managernya. Selesai sesi tanya jawab saatnya sesi berfoto bersama mereka di depan ouletnya.


Pak Hajime Kondoh, Pak Iwan
Liyono beserta para staf



Foto bareng Pak 
Hajime Kondoh


Dan saatnya untuk makaaan, yaaay...
Cara pesannya gampang kok, di bagian depan ntar juga ada mbak-mbaknya yang ngarahin. Mereka mengusung konsrp self service jadi agak sabar mengantri ya guys :)



Kita juga bisa lihat langsung semua proses pembuatan udonnya di sini, karena mereka memiliki konsep open kitchen. Jadi kita bisa melihat proses penggilingan adonan udonnya yang kemudian direbus, dicuci dan ditimbang dan akhirnya siap disajikan sesuai piĺihan menu konsumen.

Di bagian depan kalian bisa menemukan display menu kayak ini nih.



Untuk udonnya sendiri, mereka memiliki 9 pilihan menu. Ada 3 yang menjadi andalan mereka, yaitu Niku Udon, Tori  Baitang Udon dan Beef Curry Udon. Juga ada Kamage Udon, Kake Udon, Mentai Kamatama Udon, Zaru Udon, On Tama Udon dan Kitsune Udon.

Selain itu juga tersedia pilihan menu nasi, seperti Tendon Seafood Rice, Tendon Tori Rice, Sukiyaki Beef Bowl dan Beef Curry Rice.

Selanjutnya tinggal milih tempura mana yang ingin kamu pesan. Mereka memiliki 10 jenis terpura, yaitu Kakiage, Broccoli Tempura, Egg Tempura, Chicken Chilli Tempura, Skewered Tofu Roll, Kisu Tempura, Sweet Potato Tempura, Tori Tempura, Beef Croquette dan Ebi Tempura.



Selain itu mereka juga memiliki konsep Fresh Cooked, jadi kita bisa melihat proses penggorengan tempuranya dan 20 menit sekali akan diganti dengan yang baru. Begitu juga dengan soupnya, dimasak selama 12 jam non stop. Jadi nggak ada istilah dipanasin gitu.

Selesai memilih tempura kita bisa memilih ocha hangat atau dingin. Jika memilih yang hangat disediakan di dekat kasir. Sedangkan yang dingin bisa ngambil sendiri di sini dan bisa nambah juga buat ocha yang dingin, asyiiiik...



Nah ini dia pilihan menu saya: Niku Udon, udon dengan daging sukiyaki yang disiram dengan kake dashi soup; Broccoli Tempura; Tori Tempura; Ebi Tempura dan ocha dingin.



Wuih soup di udonnya berasa dan nggak berlemak juga rasanya di lidah. Untuk brokolinya sudah pasti yummy lah, habis saya kan brokoli holic, hahaha. Agak mirip bakwan rasanya tapi rasa khas brokolinya nggak hilang kok dan nggak berminyak juga rasanya di tenggorokan. Untuk tori tempura, ayamnya juga empuk, apalagi ebinya, udangnya masih terasa manis.


Itadakimasu :9

Tapi ya kalo untuk ukuran perut saya semangkuk udonnya sudah termasuk porsi besar walau nggak ditambah dengan tempura. Saya butuh perjuangan untuk menghabiskan itu semua, hahaha. Pokoknya enak dan kenyang maksimal judulnya.

Untuk kita yang muslim, Marugame Udon & Tempura ini HALAL karena mereka sudah menyesuaikan bahan-bahannya dengan kondisi Indonesia. Mereka juga  menggunakan bahan-bahan lokal kok untuk udon dan tempuranya, tetapi masih ada sekitar 20% bahan yang diimpor dari Jepang, karena mereka belum bisa menemukan bahan penggantinya di Indonesia. Nah jadi nggak perlu khawatir tentang halal atau tidaknya kalau makan di sini.

Oia jangan sampai kehabisan pouchnya juga ya untuk oleh-oleh dibawa pulang guys :)



Selamat weekend semuanyaaaa :D

Kamis, 04 Desember 2014

Kopi dan Candu



"Kamu mau minum apa?" tanyamu.
"Hmm.. yang enak apa ya? Aku kan tidak terlalu kuat minum kopi" jawabku.
"Bagaimana kalau sanger saja, ada campuran susunya. Jadi tidak terlalu pekat kopinya" ujarmu.
"Ya udah, aku pesan yang itu" jawabku lagi.


****************


Ah, aku rindu bertanya tentang menu-menu itu padamu?
Kamu, apa juga rindu aku tanyai terus?
Hihihi paling juga kamu malah sebel ya aku tanyai melulu.
Bukan, bukan karena aku tidak mau mengingatnya.
Hanya, mendengarmu menjelaskan itu semua semacam candu bagiku.





Catatan:
Sanger adalah kopi khas Aceh. Mirip seperti kopi susu tapi punya takaran campuran yang khas. Juga ada buihnya kayak teh tarik gitu. Kalau sedang ke Aceh jangan lupa icip-icip ya teman :)



Rabu, 26 November 2014

Bertemu Penjual Kerak Telor di UNIMED

Assalammu'alaikum wr wb

Siapa bilang kerak telur itu adanya di Jakarta aja? Ternyata di Medan juga ada.



Di akhir oktober kemarin, saya lagi ke Unimed buat menghadiri wisudanya temen. Eh secara sayanya memang tukang jajan dan kacang rebus aja dibeli, ngelihat ada penjual kerak telur kan jadi heboh sendiri, hehehe...

Nah sambil panas-panasan sambil nunggu si abang masak kerak telurnya, jadilah sayanya jepret-jepret pake hp saya sambil silau-silauan.

Nih dia nih cara pembuatannya teman-teman...





Saya baru tau kalau itu keraknya pake acara dibalik-balik gitu wajannya.

Saya baru tau juga kalau kerak telur itu dimasaknya pake arang. Tau sendiri kan ya, sesuatu yang dimasak dengan menggunakan arang itu punya aroma tertentu yang menurut saya justru bikin suatu makanan itu beda aja rasanya. Biasanya ya jadi lebih enak.

Waktu itu saya belinya buat dibawa pulang, saking asyiknya ngobrol sama si abang jadi lupa ambil gambar hasil akhirnya, hahaha...

Satu porsinya dihargai Rp 15.000 sama si abangnya. Tapi untuk ukuran lambung saya, satu porsinya bisa dibilang besar dan nggak habis buat dimakan sendirian.

Si abang yang memang orang Betawi asli ini bilang mereka masih berjualan kalau ada acara-acara aja. Nah mereka lagi ada rencana mau buka di Komplek Cemara Asri, di dekat kolamnya itu tuh. Mudah-mudahan sekarang udah beneran buka ya di sana. Hehehe soalnya saya juga udah lama nggak ke sana.

Hihihi sekarang nyari makanan khas suatu daerah nggak perlu repot dateng ke kotanya lagi ya teman :)



Sabtu, 08 November 2014

Minggu Lalu




Minggu lalu. 

Ingin berbagi pemandangan ini dgn kamu. 

Sayang cuaca tak menentu. 

Pesan dikirim pun hanya akan menjadi angin lalu. 

Dan berakhir dgn tidak bertemu.

Aku jenuh dengan janji temu.

Karena hanya akan berujung rindu.



Black sweet

Rabu, 05 November 2014

Berakhir Pekan di Banda Aceh Part I

Assalammu'alaikum wr wb

Hari jum'at yg lalu (31 Oktober 2014) saya bersama Pak Gunawan (ketua Blogger Pelajar) beserta keluarga mengadakan perjalanan ke Banda Aceh. Dalam rangka apa chi? Liburan duuung.


Pemandangan di dalam bus
New Pelangi

Sebenarnya ini perjalanan liburannya keluarga Pak gunawan, saya nebeng aja, hahaha... Awalnya saya dimintai tolong sebagai guide, eh nggak taunya saya sama nggak ngertinya sama Pak Gunawan tentang Banda Aceh.

Akhirnya saya minta tolong ke Aulia (@hack87) buat nyariin teman perjalanan selama i Banda Aceh. Akhirnya lewat Aulia, kami dikenalkan sama teman I Love Aceh crew. Yang pertama kali saya hubungi adalah Chera.

Hari Sabtu pagi kami sampai sekitar jam 7 pagi di Banda Aceh dan disambut dengan hujan pula. Ternyata semalaman Banda Aceh diguyur hujan, sampai-sampai beberapa titik di kota Banda Aceh juga tergenang banjir. Termasuk rumah bibi saya juga :(

Setelah dijemput oleh abang saya, kami pun menuju penginapan. Pilihan jatuh ke Hotel Kuala Radja, tepat berada di depan RSU Dzainal Abidin. Saya sendiri menginap di rumah bibi yg tidak jauh dari sana.

Sekitar jam 10 kami janjian untuk berkumpul lagi, barengan anak ILA Crew juga. Hari itu yang menemani kami adalah Chera dan Kahfi.

Setelah sesi perkenalan cantik akhirnya tempat pertama yg menjadi tujuan kami adalah Museum Tsunami. Ini kali kedua saya ke sana. Di beberapa ruangan banyak properti yang berkurang. Menurut keterangan lagi masa perbaikan di sana. Pendapat saya masih sama dengan kali pertama saya kemari. Tempat seluas itu tapi terlalu banyak ruang yg tak terpakai, disayangkan sekali.

Selanjutnya kami menuju ke PLTD Apung. Ini juga kali kedua saya ke sana. Pertama kali sekitar tahun 2008. Banyak yang berubah tentunya. Pertama kali ke sana, lokasi ini belum dikelola sedemikian rupa seperti sekarang. Belum ada pagarnya, belum ada monumennya, belum ada yang jual souvenir dan terutama belum ada tukang parkirnya, hehehe..


(Ka-ki: Kahfi, Panji, saya, Bunda & Nayla)
Lupa bluetooth foto dari
Pak Gun. Jadinya
Cuma ini foto 
barengnya :(


Karena terlalu ramai, kami nggak naik ke bagian atas kapalnya.



Lalu Lapangan Blang Padang jadi tujuan kami selanjutnya. Sisa hujan semalam tampak di mana-mana. Masih syukur jalan setapaknya nggak ikutan tergenang air.


Masih ingat sejarah tentang RI 1 nggak?
Nah ini dia pesawatnya

Setelah itu kami lanjut ke Kuburan massal si daerah Ulhe lhee, sayang karena hujan mulai turun kami hanya melihat dari mobil saja.

Karena perut sudah minta diisi, kami pun menuju KFC. Waduh jauh-jauh ke Banda Aceh kok jajannya KFC Chi? Hehehe maklum, Pak Gun anaknya doyannya itu, kami ya ngikut aja :)

Selesai makan memang waktu yang pas buat ngobrol ya. Kami banyak berbagi cerita tentang komunitas dan media sosial juga. Kebetulan hujan juga lagi deras-derasnya di luar.

Waktu hujan agak reda kami memutuskan untuk menyambung obrolan di hotel sebelum akhirnya bubar dan janjian ketemu lagi sehabis magrib.

Malemnya kami menyambung obrolan lagi di antara Solong Mini dan Kebab Doner di daerah Lampineung. Ngobrol sambil makan tentunya.


' Doner Kebab '
Agak kekeringan dagingnya
Kalo menurut saya.
Tapi ya lumayanlah rasanya :9



' Sanger '
Kalau ke Aceh nggak
icip-icip sanger ya rugi kan ya :)
T Rexnya Panji aja pengen tuh, hahaha...


Terima kasih untuk Chera dan Kahfi yang udah rela absen malam mingguannya demi kami ♥♥♥


(Ki-ka: saya & Chera)

Baiklah ntar sambung lagi di cerita selanjutnya ya :)

Senin, 27 Oktober 2014

Selamat Hari Blogger Nasional 2014

Assalammu'alaikum wr wb



Apa kabar blog kalian teman?
Masih sering ditulisi?
Hihihi sayanya malah udah jarang update sekarang.
Ini aja udah telat juga ya ngucapinnya ya..

Kalo ditanya apa asyiknya ngeblog?
Hihihi kalo saya memang untuk menyalurkan hobi nulis aja, nggak lebih...
Banyak yang tanya kenapa nggak buat domain sendiri?
Saya juga bingung, sudah terlalu nyaman di sini sepertinya :p

Mudah-mudahan sehabis ini sayanya rajin ngurusin blog lagi ya, aamiin :D



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...